DIDOMA

Artikel tentang ilmu pengetahuan umum dan ilmu komputer

Translate

Sakit merupakan sunnatullah


Salah satu hukum Allah SWT dalam kehidupan di dunia ini (sunnatullah) adalah diciptakannya segala sesuatu secara berpasang-pasangan. Contohnya seperti Laki-laki dan perempuan, siang dan malam, tua dan muda, kaya dan miskin, susah dan senang, hidup dan mati, termasuk juga sehat dan sakit. Semua itu ada agar tercipta dinamika kehidupan yang indah dan variatif yang akan melahirkan berbagai macam perubahan dan perkembangan ke arah yang lebih baik.  Allah SWT berfirman dalam surat Asy-Syu'ara ayat 79-81. "Dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku. Dan apabila aku sakit. Dialah Yang menyembuhkan aku. Dan yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali)". Dalam firman tersebut mengartikan bahwa sakit merupakan sunnatullah yang akan berlaku bagi setiap orang. Oleh karena itu jika mengalami sakit hendaknya disikapi dengan kesabaran dan keyakinan bahwa semuanya berasal dari Allah SWT. "Dan sungguh akan Kami berikan cobaan padamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan , kekurangan harta, (ketenangan) jiwa dan buah-buahan, Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan "innalillahi wa inna ilaihi raji'un". Mereka itulah orang yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." [QS. Al Baqarah :155-157]". Dalam kaitan ini sabar mengandung makna kepasrahan yang total kepada ketentuan Allah SWT disertai usaha yang sungguh-sungguh dan maksimal untuk menghilangkan penyakit. 

Rahasia dibalik sakit


Menjaga dan memelihara kesehatan, baik jasmani maupun rohani merupakan hal yang sangat penting, bahkan sangat dianjurkan oleh agama. Mengatur cara makan, berolahraga, istirahat secara teratur, berdzikir, berdo'a, bertasbih, beristighfar, memberikan kebaikan dari kasih sayang kepada orang lain, mengendalikan emosi ketika marah, bersabar dan bertawakal dan lain sebagainya merupakan hal yang sangat penting dalam upaya menjaga kesehatan jasamani dan rohani. Rasulullah SAW bersabda. "Jauhilah perut kalian dari makanan dan minuman yang berlebih-lebihan, karena sesungguhnya hal itu dapat merusak tubuh, mewariskan penyakit, dan (mengakibatkan) malas dalam mengerjakan salat. Dan hendaklah kalian bersikap sederhanapada kedua hal tersebut (makan dan minum), karena sesungguhnya sifat sederhana itu lebih baik bagi tubuh dan menjauhkan diri dari sifat berlebih-lebihan."[HR. Bukhari]. Dalam sebuah hadits lain Rasulullah SAW menyatakan bahwa perut itu dibagi menjadi 3 bagian, yaitu 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk minuman dan 1/3 untuk ruang bernafas. Jika kita sudah berusaha menjaga dan memelihara kesehatan jasmani dan rohani, tapi masih terkena penyakit, bahkan mungkin penyakit berat seperti kanker maupun penyakit berat lainnya, maka disamping kita terus berobat semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan, kita pun diperintahkan untuk bersabar, bertawakkal, dan mengembalikan segala sesuatunya kepada Allah SWT. Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah SAW menyatakan bahwa sakit yang disikapi dengan sabar, tabah, dan tawakkal (terus berusaha berobat), dan mengembalikan kepada Allah SWT, maka akan menjadi penghapus bagi segala dosa yang pernah dilakukannya, sehingga kelak kemudian hari ketika ia bertemu dengan Allah SWT dalam keadaan bersih dari segala macam dosa dan noda. Kepada yang menderita sakit hendaknya banyak bersujud, berdzikir, bertasbih serta mengucapkan kalimat-kalimat yang baik, inshaaAllah meskipun jasmaninya sakit, rohaninya akan tetap sehat.

Sekian postingan pembelajaran hidup kali ini mengenai sakit merupakan sunatullah. Semoga bisa bermanfaat. Terimakasih



Baca juga


Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Sakit merupakan sunnatullah"

tinggalkan komentar di bawah ini