DIDOMA

Artikel tentang ilmu pengetahuan umum dan ilmu komputer

Translate

Jaringan client/server dan peer to peer

Jaringan komputer merupakan dua komputer atau lebih yang saling terhubung secara cerdas saling berbagi pakai alat-alat hardware dan software. Meskipun setiap komputer pada suatu LAN terkoneksi ke setiap komputer yang lain, tidk berarti semuanya akan berkomunikasi satu sama lain.

Berdasarkan pola komunikasi diantara mesin, ada dua tipe dasar LAN yaitu jaringan client/server dan jaringan peer to peer.

Jaringan Client/Server

Pada jaringan ini, setiap komputer mempunyai peran yang jelas, yaitu sebagai client atau sebagai server. Server didesain untuk berbagi pakai resource miliknya dengan komputer client pada jaringan. Secara khusus, server diletakkan pada wilayah yang aman, seperti tempat terkunci atau di pusat data, karena server menangani data yang penting pada organisasi dan tidak harus diakses terus menerus oleh operator. Sedangkan Komputer - komputer yang lain dalam jaringan tersebut berfungsi sebagai client.

Komputer server dan client
Dari namanya mungkin anda sudah mengetahui apa itu server, sesuai dengan namanya server atau bahasa Indonesianya adalah pelayan merupakan komputer yang melayani permintaan dari komputer client dalam sebuah jaringan. komputer server biasanya mempunyai prosesor yang lebih cepat, memory lebih besar, dan kapasitas hardisk yang lebih besar daripada komputer client, karena ia harus melayani lusinan atau bahkan ratusan user pada waktu yang sama. Server dengan performa tinggi juga biasanya menggunakan dua prosesor atau lebih. Sedangkan komputer client berkomunikasi hanya dengan komputer server, tidak dengan client yang lain. Sistem client adalah komputer standar yang berjalan dengan sistem operasi seperti windows. Versi windows ini berisi sotfware client yang membuat komputer client dapat mengakses resource yang dibagi oleh server.

Jaringan Peer to peer

Berlawanan dengan jaringan client/server, pada jaringan peer to peer setiap komputer memiliki kedudukan yang sama dan dapat berkomunikasi dengan semua komputer lain di dalam jaringan yang dianggap memiliki hak akses. Setiap komputer pada jaringan peer to peer dapat berfungsi sebagai server atau client. Setiap komputer pada jaringan peer to peer dianggap sebagai server jika ia berbagi printer, folder, drive, atau resource dengan komputer-komputer lain dari jaringan. Inilah sebabnya kalian mungkin mendengar istilah aktivitas client/server bahkan saat pembahasan mengenai jaringan peer to peer. Jaringan peer to peer lebih umum ditemukan pada kantor-kantor kecil atau di salah satu departemen dari organisasi yang lebih besar. Keuntungan dari jaringan peer to peer adalah kalian tidak perlu memilih satu komputer yang berfungsi sebagai server. Setiap komputer bisa dapat saling berbagi resource dengan komputer lain. Potensi kerugian yang tampak pada jaringan ini adalah biasanya mempunyai tingkat keamanan dan pengendalian yang lebih rendah, karena user biasanya mengatur sistem mereka sendiri, dibandingkan dengan jaringan client/server yang mempunyai keuntungan pemusatan pengaturan administrasi.

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan client/server dan peer to peer

Kelebihan

Client/server
  1. Keamana jaringan yang lebih baik 
  2. Memudahkan administrasi ketika jaringan bertambah banyak
  3. Manajemen jaringan atau data yang terpusat
  4. Semua data bisa di backup atau ditempatkan dengan aman di satu lokasi

Peer to peer
  1. Implementasi atau perakitan dan penerapan relatif lebih murah dan mudah
  2. Tidak memerlukan software server atau administrasi khusus sehingga tidak ribet
  3. Tidak memerlukan operator untuk jaringan

Kekurangan 

Client/server
  1. Butuh operator yang sudah ahli
  2. Butuh software tool operasional untuk mempermudah manajemen jaringan
  3. Butuh perangkat bagus untuk digunakan sebagai server
  4. Biaya yang dikeluarkan akan lebih besar dari pada peer to peer
  5. Bila server down maka semua data dan resource di server tidak bisa diakses
Peer to peer
  1. Jaringan tidak bisa diperbesar
  2. Tingkat keamanan yang rendah karena tidak ada server
  3. Tidak ada yang memanajemen jaringan
  4. Pengguna jaringan harus bisa mengamankan komputer dan datanya masing-masing
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Jaringan client/server dan peer to peer"

tinggalkan komentar di bawah ini